Pesan Dakwah: Hari lahir
(PKPH, Makasar)-Setiap orang pasti mengingat hari lahirnya. Tidak sedikit malahan merayakannya, ada yang merayakan dengan pesta meriah di gedung mewah namun ada juga yang sederhana. Ada juga yang hanya mengingatnya dan kemudian bertafakkur sambil mengingat dosa-dosanya dan menyadari jatah hidupnya di dunia ini semakin berkurang.
Di bulan hijriah ini kita akan sering mendengar pesta perayaan Maulid, hari lahirnya Muhammad SAW yang bertepatan 12.Rabbiul Awal. Semuanya mengakui bahwa ini sebagai wujud rasa cinta kepads hamba paling mulia yang diutus Allah di bumi ini. Namun jarang ada yang mengevaluasi apakah kita betul-betul mencintai nabi kita? Apakah kita sudah menjalankan sunnah-sunnah beliau? Apakah kita sering memaksa diri untuk patuh kepada perintahnya?
Allah telah menjadikan Muhammad SAW sebagai rasulullah dan penutup para nabi. Tidak akan ada lagi nabi setelah itu. Kita diperintahkan mencintai rasul-Nya melebihi cinta kita kepada diri kita sendiri. Kita juga diperintahkan untuk mendoakan keselamatan beliau bersama keluarganya dan para sahabatnya. Di akhirat kelak, orang-orang yang mencintai beliau akan mendapatkan syafaat dengan izin Allah.
Maha Benar Allah dengan firman-Nya: Maa kaana Muhammadun abaa ahadim mirrijaalikum walaakir rasuulallaahi wakhaataman nabiyyiin, wakaanallaahu bikulli syai in 'aliimaa (QS Al-Ahzab 33:40). Artinya: Muhammad itu bukanlah bapak dari seorang di antara kamu, tetapi dia adalah utusan Allah dan penutup para nabi. Dan Allah mengetahui segala sesuatu.
CINTAILAH ALLAH DAN RASUL-NYA MELEBIHI CINTAMU KEPADA DIRIMU SENDIRI
Pesan Dakwah 13 Rabbiul Awal 1443H
By: Prof. Veni Hadju
Tags :