Pesan Dakwah: Ada dan Tiada
(PKPH, Makasar)-Manusia itu sebelumnya tidak ada di bumi ini, kemudian diciptakanlah Adam. Dari Adam, Allah menciptakan Hawa dan seterusnya manusia silih berganti menjadi penghuni bumi ini. Generasi demi generasi terus berkembang sehingga jumlah manusia terus bertambah. Namun, suatu saat manusia itu akan menjadi tiada.
Kadang kita melihat manusia itu sangat membanggakan kehidupannya. Merasa hidup ini dipenuhi nikmat dunia yang tiada taranya. Punya kekuasaan, memiliki jabatan, harta yang melimpah, keluarga yang harmonis walaupun mereka sadar bahwa senua itu akan berakhir. Saat mereka dipanggil Sang Pencipta, mereka kaget dan merasa belum siap.
Allah berulang kali menjelaskan dalam kitab-Nya yang mulia bahwa manusia itu akan kembali kepada-Nya. Namun hanya sedikit yang sadar bahwa hidup yang abadi itu bukan di dunia ini. Sehebat apapun manusia, mereka pasti akan kembali. Semua yang mereka kumpulkan, yang mereka perjuangkan, yang mereka banggakan, akan ditinggalkan. Hanya amal saleh yang akan dibawa pergi.
Maha Benar Allah dengan firman-Nya: kaifa takfuruuna billaahi wakuntum amwaatan fa ahyaakum, tsumma yumiitukum tsumma yuhyiikum, tsumma ilaihi turja'uun (Al-Baqarah 2:28). Artinya: Bagaimana kamu ingkar kepada Allah padahal kamu tadinya mati dan Dia menghidupkan kamu, kemudian Dia mematikan kamu lalu Dia menghidupkan kamu kembali. Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
INGATLAH BAHWA MANUSIA ITU DARI TIADA MENJADI ADA DAN KEMUDIAN MENJADI TIADA.
Pesan Dakwah 9 Jumadilawal 1443H
By: Prof. Veni Hadju
Tags :