KabarSingkat

KabarSingkat (206)

(PKPH, Makasar)-Sebuah studi yang dilaporkan peneliti terhadap 44.672 kasus positif Covid-19 di Kota Wuhan terlihat bahwa prosentasi kematian (Case Fatality Rate) tertinggi pada kelompok umur di atas 80 tahun (14.8%), menyusul 70-79 tahun (8%), dan 60-69 tahun (3,6%). Tidak ada pasien yg meninggal di bawah 10 tahun dan sangat jarang yg meninggal di bawah 50 tahun. Ini menunjukkan kelompok Lansia berisiko tinggi terhadap kematian akibat Covid-19.

Usia di atas 60 tahun adalah kelompok dengan sistim imunitas yang mulai menurun. Pada kelompok umur ini pula ditemukan banyak penderita penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, jantung koroner, dsb. Pada saat virus datang kepada mereka maka kemampuan tubuh (antibodi) untuk melawan terbatas. Tidak heran apabila banyak seruan untuk melakukan isolasi pada kelompok Lansia dari paparan virus agar mengurangi beban dan menekan angka kematian.

Allah memang mengatur lehidupan ini dari lemah (bayi/anak) menjadi kuat (pemuda/dewasa) dan kemudian menjadi lemah kembali (Lansia) sampai akhirnya meninggalkan dunia ini. Umur ummatku kata Nabi Muhammad adalah antara 60-70 tahun. Namun dibalik itu kita harus bersyukur apabila kita mendapati orang tua kita Lansia karena kita masih dapat berbakti kepadanya. Apalagi seseorang yang mendapati orang tuanya di usia lanjut berarti pintu Sorga terbuka lebar baginya.

Maha Benar Allah dengan firman-Nya: Wa washshainal insaana biwaalidaihi, hamalathu ummuhuu wahnan 'alaawahniw wafishaaluhuu fii 'aamaini (QS Luqman 31-14). Artinya: Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya, ibunya telah mengandungnya dengan keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam usia dua tahun.

LANSIA PERLU DIISOLASI DARI BAHAYA VIRUS SEBAGAI BUKTI KECINTAAN KITA KEPADA MEREKA

 

Pesan Dakwah 3 Sya'ban 1441H

By: Prof. Veni Hadju

(PKPH, Makasar)-Please, stay at home. Kalimat ini sering kita dengar dalam dua pekan terakhir ini. Himbauan untuk diam di rumah datang dari setiap nasehat yang disampaikan baik oleh pejabat tinggi maupun petugas lapangan. Semua sadar bahwa virus Corona tidak main-main penularannya. Semua negara dibuat kerepotan dan bahkan ketakutan. Jumlah korban terus berjatuhan setiap hari.

Diam di rumah memang bukan hal yang mudah. Banyak yang merasa tidak nyaman tinggal di rumah. Banyak yang menolak. Apalagi kalau ada yang hanya bisa memberi makan keluarganya kalau dia keluar rumah. Tidak sedikit yg mulai berpikir apa yg akan dimakan keluarganya bila kondisi terus seperti ini. Harus ada gerakan untuk membuka posko persediaan pangan atau makanan jadi bagi mereka yang mengalami masalah ini.

Allah memang mempergilirkan kesulitan dan kemudahan dalam kehidupan ini. Itulah seninya hidup. Tdak pernah orang mengalami kesulitan terus menerus atau kemudahan terus menerus. Di situlah ujian, untuk melihat keimanan seseorang. Dalam kondisi apapun manusia diperintahkan untuk terus berbuat dari kebaikan yang satu kepada kebaikan lainnya dan hanya berharap kepada-Nya.

Maha Benar Allah dengan firman-Nya: Fa inna ma'al 'usri yusraa, inna ma'al 'usri yusraa. Faidzaa faraghta fanshab, wa ilaa rabbika farghab (QS Asy-Syarh 94:5-8). Artinya: Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Maka apabila engkau selesai dengan suatu urusan maka tetaplah bekerja keras untuk urusan yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.

 

DIAMLAH DI RUMAHMU DAN TERUSLAH BERBUAT KEBAIKAN SERTA BERHARAP HANYA KEPADA-NYA.

 

Pesan Dakwah 29 Rajab 1441H

By: Prof. Veni Hadju

(PKPH, Makasar)-Di tahun ke-18 Hijriah, saat wabah menyerang Kota Syam, Gubernur Abu Ubaidah yg sangat mencintai rakyatnya itu wafat. Pimpinan diserahkan ke Muadz bin Jabal tapi beliau juga wafat akibat wabah. Setelah itu Amr bin Ash ditunjuk sebagai pengganti. Dialah yang mempunyai ide bahwa wabah yang telah membunuh 20 ribu penduduk Syam waktu itu atau setengah populasi. harus diatasi dengan menyuruh para warganya menjaga jarak dan berpencar di gunung-gunung. Ternyata ide ini manjur dan wabah berhenti.

Jaga jarak atau dikenal saat ini social distancing sangat dianjurkan. Sedih memang rasanya saat hari Jum’at ini tidak bisa shalat berjamaah di mesjid. Seperti mimpi, tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Prihatin juga melihat orang tidak mau salaman dan mengambil jarak karena memang itu yang harus dilakukan untuk menghindari penularan virus corona yang sedang mewabah saat ini.

Allah memang akan menguji kita dengan sedikit ketakutan, kelaparan, dan kekurangan harta. Manusia tidak punya kuasa untuk menolaknya. Manusia hamba yang sangat lemah. Hanya memang kadang manusia takabur karena merasa dirinya kaya, kuat dan berdaya. Ujian ini diharapkan menyadarkan manusia sehingga kembali hanya membesarkan Sang Pencipta.

Maha Benar Allah dengan Firman-Nya: Walanabluwannakum bisyayim minal khaufi wal juui'i wanaqshim minal amwaali wal anfusi watstsamaraati wabasysyirish shaabiriin (QS Al-Baqarah 2:155). Artinya: Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.

BERTAHANLAH DI RUMAH DAN JAGALAH JARAK SEBAGAI IKHTIAR AGAR UJIAN INI SEGERA BERAKHIR.

 

Pesan Dakwah 24 Rajab 1441M

By: Prof. Veni Hadju

(PKPH, Cilegon)“Ibrahim Bukanlah seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, tetapi dia adalah seorang yang lurus, Muslim dan dia tidaklah termasuk orang-orang Musyrik.” (QS Ali Imran[3]:67).

Nabi Ibrahim menjadikan Masjid Al aqsha sebagai tempat ibadah, dan penyembelihan qurban. Kemudian Nabi Ya’qub melanjutkan pembangunannya, setelah melihat tiang dari cahaya di langit, selanjutnya dibangun oleh Nabi Daud, dan Nabi Sulaiman. Dari Kronologi ini, Masjid Al Aqsha adalah masjid kaum maslimin.

Syeikh Emad Yousef Musa Abu Hatab, menyatakan, Rasulullah saw menunaikan shalat dengan seluruh nabi dan Rasul yang pernah diutus di muka bumi. Rasulullah memimpin shalat 125 ribu nabi dan rasul di masjid Al Aqsha.

Surat Ali Imran: 67, membuktikan bahwa, klaim Zionis Yahudi yang menyebut Masjid Al Aqsha milik mereka adalah tidak benar karena menanggap sebagai keturunan Nabi Ibrahim yang beragama Yahudi. Orientalis Barat, Paul Findly dan Roger Garaudy, menyebutkan bahwa bangsa Yahudi bukan penduduk pertama Palestina. Pendapat Arkeolog Modern secara umum sepakat, bahwa bangsa mesir dan Kan’an telah mendiami wilayah Palestina sejak tahun 3000SM hingga 1700M. Klaim Yahudi bahwa dibawah masid Al aqsha terdapat bangunan Haikal Sulaiman sehingga mereka menggali terowongan dibawah Masjid Al aqsha adalah tidak berdasar.

Bangsa Yahudi menggali terowongan dibawah Masjid Al Aqsha adalah untuk meruntuhkan dan meratakannnya dengan tanah. Mereka ingin melenyapkan Masjid Al Aqsha, sehingga tujuan untuk menguasai dunia dapat tercapai. Secara Geopolitik, Palestina disebut sebagai “Jantung Dunia”, siapa yang menguasai Palestina dia akan menguasai dunia.

Al Aqsha Hak Muslimin

Al Aqsha Hak Kita

 

Hadi Susilo

Aqsa Working Group (AWG) Banten.

(PKPH, Pandeglang)-Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang dapat menginfeksi sel organisme biologis. Virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup, hal ini disebabkan virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri. Istilah virus biasanya merujuk pada partikel-partikel yang menginfeksi sel-sel eukariota (organisme multisel dan banyak jenis organisme sel tunggal), sementara istilah bakterifag atau fag digunakan untuk jenis yang menyerang jenis-jenis sel prokariota (bakteri dan organisme lain yang tidak berinti sel).

Klasifikasi Virus

  1. Berdasarkan pada organisme yang diserang

Virus dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.:

  1. Bakteriofage: suatu virus yang menyerang pada sel bakteri. Contoh dari bakteriofage yaitu virus T6, T4, dan T2.
  2. Virus hewan: virus – virus yang menyerang pada sel hewan. Virus ini, seperti Rhabdovirus yang dapat menyebabkan rabies pada anjing dan kera, Rous Sarcoma Virus atau RSV yang dapat menyebabkan kanker pada ayam, dan Polloma yang dapat menyebabkan tumor.
  3. Virus tumbuhan: virus yang menyerang pada sel tumbuhan. Virus tumbuhan ini seperti virus tungro yang dapat menyebabkan penyakit pada tanaman padi, Citrus Vein Phloem Degeneration atau CVPD yang dapat menyebabkan penyakit pada jeruk, dan Tobacco Mozaic Virus atau TMV yang dapat menyebabkan mozaik atau bercak kuning pada tanaman tembakau. 

 

2. Berdasarkan susunan asam nukleat

Pengelompokan virus tersebut dapat dibedakan sebagai berikut.

  1. virus dengan DNA pita tunggal atau ssDNA, contoh Parvovirus di mana harus melakukan infeksi bersama dengan Adenovirus agar dapat tumbuh.
  2. virus dengan DNA pita ganda atau dsDNA, contohnya yaitu Adenovirus yang dapat menyebabkan penyakit pada saluran pernapasan.
  3. virus dengan RNA pita tunggal atau ssRNA positif, di mana virus ini ssRNA berperan sebagai mRNA yang pembawa pesan kode gen RNA. Contoh virus dengan RNA pita tunggal atau ssRNA positif yaitu: Picorna yaitu virus yang dapat menyebabkan penyakit polio.
  4. RNA pita tunggal atau ssRNA negatif, di mana pada virus ini ssRNA sebagai cetakan mRNA. Contoh RNA pita tunggal yaitu Rhabdovirus yang dapat menyebabkan rabies.
  5. RNA pita ganda atau dsRNA, contohnya yaitu Reovirus yang dapat menyebabkan diare. Dalam penamaan tersebut terdapat huruf ss merupakan kepanjangan dari single stranded atau rantai tunggal. Sedangkan, ds kepanjangan dari double stranded atau rantai ganda.

Bakteriofage merupakan suatu kesatuan biologis yang paling sederhana yang mampu melakukan replikasi dirinya atau melakukan penggandaan diri menjadi lebih banyak.Tubuh dari bakteriofage ini terdiri atas kepala, ekor, dan serabut ekor. Ekor fage ini berfungsi untuk alat penginfeksi ke sel inang. Proses infeksi dari bakteriofage pada sel bakteri juga digunakan oleh virus untuk berkembang biak.

Jenis-Jenis Virus

Virus DNA: virus yang materi genetiknya berupa asam nukleat yang berbentuk rantai ganda berpilin. Di dalam sel inangnya, DNA pada virus akan mengalami replikasi menjadi beberapa DNA dan juga akan mengalami transkripsi menjadi mRNA. mRNA akan mengalami translasi untuk menghasilkan protein selubung virus. Masih di dalam sel inang, DNA dan protein virus mengkonstruksikan diri menjadi virus–virus baru. mRNA juga akan membentuk enzim penghancur (Lisozim) sehingga sel inang lisis (hancur) dan virus–virus keluar untuk menginfeksi sel inang lainnya. Contoh Virus ini : Papiloma, Poliloma, Parvovirus B19, Adenovirus,Herpes simpleks I (luka di sekeliling mulut), Herpes simpleks II (perlukaan genital), Varicella zoster (cacar air), Virus Epstein-Barr,Cytomegalovirus,Vaccinia,Roseola, Cacar sapi.

Virus RNA: virus yang materi genetiknya berupa asam nukleat yang berbentuk rantai tunggal atau ganda tidak berpilin. Di dalam sel inangnya, RNA pada virus akan mengalami transkripsi balik menjadi Hibrid RNA-DNA dan akhirnya membentuk DNA. Selanjutnya DNA virus akan masuk ke inti sel inangnya, menyisip ke dalam DNA inangnya. DNA virus akan merusak DNA inangnya dan membentuk mRNA. mRNA akan mengalami translasi untuk menghasilkan protein selubung virus untuk membentuk virus–virus baru. Contoh Virus ini: HIV AIDS, Influenza, Virus Hepatitis E, Poliovirus, Paramyxovirus, Virus rubella,DHF (demam berdarah), Rabies, Campak.

Kelompok Virus yang berbahaya

FluBurung
Flu burung pertama kali ditemukan pada tahun 1878 di Italia. Namun baru mewabah di peternakan ayam di Amerika Serikat pada 1924. Pada Maret 1997, flu burung dari subtipe H5N1 mulai menjangkiti peternakan ayam di Hongkong.

Flu Babi

Kasus virus flu babi ditemukan di Meksiko, AS, Selandia Baru, Israel, dan Perancis. Pada 26 April 2009, Asia memasuki siaga satu flu babi. WHO menyatakan pandemi influenza A-H1N1 menyebar dengan kecepatan luar biasa atau di luar perkiraan. Flu babi masuk ke Indonesia melalui wisatawan yang pergi ke daerah-daerah yang terjangkit.

Cacar Monyet

Singapura pertama kali melaporkan kasus cacar monyet (monkey pox) pada 9 Mei 2019. Penyakit tersenut dibawa seorang pria (38) dari Nigeria. Adapun gejala yang dialami si pria adalah benjolan pada kulit, demam, kedinginan dan nyeri otot. Kasus cacar monyet pertama kali dilaporkan pada 1970 di Republik Demokratik Kongo. Virus disebut cacar monyet karena penularannya dari monyet, tikus gambia dan tupai.

SARS
SARS atau severe acute respiratory syndrome merupakan sindrom pernapasan akut. Virus ini sempat menggemparkan pada 2003 lalu. Menurut catatan WHO kala itu, daerah yang terjangkit meliputi Guangdong, Beijing, Hong Kong, Taipei, Hanoi, Toronto, dan Singapura.
Kasus pertama SARS di dunia tercatat di Guangdong pada November 2002 silam. 

Ebola
Virus ebola merupakan parasit paling berbahaya dan menular. Jika tertular, 90 persen dipastikan akan membawa kematian. Virus ini bahkan membunuh korbannya dalam hitungan hari.

Coronavirus

Kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), yakni:  (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS), Covid-19.

 

oleh: Amanda Nabilah

NIM: G15180004, Prodi Biologi, Fakultas Sains, Farmasi, dan Kesehatan

Universitas Mathla’ul Anwar Banten

(PKPH, Pandeglang)-Novel Corona Virus (Covid-19) sudah jadi wabah dunia (pandemi), di Indonesia, Pemerintah mengumumkan, Rabu (18/3) total kasus positif virus Corona ada 227, 19 dinyatakan meninggal, 11 dapat sembuh. Case fatality rate (CFR) corona di Indonesia di angka 8,37 %. Inilah uraian singkat tentang Novel Corona Virus (Covid-19).

1. Novel Corona Virus (Covid-19)

  1. Merupakan virus corona baru yang berbeda dari MERS-CoV dan SARS-CoV.
  2. Bersifat zoonosis (ditularkan dari hewan kemanusia). Penularan antar manusia dapat terjadi dengan kondisi tertentu.
  3. Virus RNA yang bereplikasi pada sel hidup melalui reseptor sel epitel paru,mukosa mulut dan hidung,serta usus halus (akan mati bila tidak ada sel hidup)
  4. Sensitif atau tidak tahan panas suhu diatas 56 ºC selama 30 menit dan sinar matahari.
  5. Inaktivitasi virus juga dengan dilakukan desinfektan yang mengandung alkohol 75 % , chlorine, hydrogen peroxide.
  6. Menimbulkan gejala ringan sampai berat menyerupai pneumonia,terutama pada kondisi daya tahan tubuh yang lemah.

 2. Cara Penularan

1. Melalui droplet (percikan) secret saluran nafas,

Droplets dihasilkan saat tertawa, batuk,bersin menjadi aerosol infeksius.Jarak penyebaran sampai 1 m.Bersin memproduksi 40.000, batuk 3000, bicara 5 menit 3000 droplets.

 2. Melalui kontak erat (Close contact)

Kontak langsung dengan sumber infeksi melalui membrane mukosa atau kulit yang rusak,melalui orang yang sakit,benda atau lingkungan terkontaminasi atau hewan terinfeksi.

3. Gejala Penyakit

Gejala umum: Demam,bersin,sakit tenggorokan,sakit kepala,sesak nafas,letih,lesu dan diare. Kasus berat menunjukan gejala SARI (Severe Acute Respiratory Infection) seperti pneumonia.

 4.Cara Pencegahan

  1. Hindari kontak langsung tanpa terproteksi dengan orang sakit saluran nafas dan hewan peliharaan atau hewan liar.
  2. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer yang mengandung antiseptik.
  3. Terapkan etika batuk dan bersin yang benar,terutama saat sakit.
  4. Siapkan makanan secara hygienis dan masak makanan sampai matang.
  5. Hindari menyentuh wajah,mulut dan hidung sebelum mencuci tangan.
  6. Gunakan masker dengan benar (masker bedah lebih dianjurkan dari kain) ganti masker setiap 2-4 jam dan buang ketempat sampah tertutup.
  7. Hindari bepergian ke tempat outbreak (terjadi wabah) atau pada saat sakit.
  8. Lakukan disenfeksi pada tempat makan atau peralatan sehari-hari.

5. Patofisiologi

  1. Masuknya 2019-nCoV ke dalam sel menginduksi keluarnya sitokin-sitokin.
  2. ditemukan sitokin dalam jumlah tinggi: IL1B, IFNγ, IP10, dan MCP1 serta kemungkinan mengaktifkan T-helper-1 (Th1).
  3. Selain itu, meningkatkan T-helper-2 (Th2) cytokines (eg, IL4 and IL10) yang mensupresi inflamasi berbeda dari SARS-CoV.
  4. Pada pasien 2019-nCoV di ICU ditemukan GCSF, IP10, MCP1, MIP1A, dan TNFα konsentrasi lebih tinggi dibandingkan yang tidak membutuhkan ICU cytokine storm.
  5. cytokine storm berkaitan dengan derajat keparahan

 

oleh:

Dinda Hendradin Putri, Mahasiswa Biologi,

Prodi Biologi Fakultas Sains, Farmasi dan Kesehatan

Universitas mathla’ul Anwar Banten.

(PKPH, Makasar)-Dekan FKUI, Prof. Ari Fahrial Syam mengumumkan pada Jumat 13 Maret 2020 bahwa telah ditemukan beberapa senyawa pada bahan alam yang efektif utk menghambat penyebaran virus Corona. Senyawa tersebut adalah hesperidin, rhamnetin, kaempherol, kuersetin, dan myricetin. Senyawa-senyawa ini banyak terdapat pada buah jambu biji (daging buah merah muda), kulit jeruk, dan daun kelor. Senyawa-senyawa di atas ternyata dapat menghambat virus Corona untuk masuk menginfekai manusia melalui uji molecular clocking.

Alhamdulillah, daun kelor banyak ditemukan di berbagai wilayah Indonesia. Di daerah Sulsel, Sultra, dan Sulteng, masakan sayur berbahan dasar kelor merupakan hidangan favorit. Kandungan gizi khususnya vitamin dan mineral banyak ditemukan pada daun ini. Disamping itu daun kelor mengandung senyawa yang bersifat antioksidan yang disebutkan di atas. Para ahli bahkan menyebut pohon kelor sebagai Miracle Tree.

Allah menciptakan setiap penyakit pasti ada obatnya. Walaupun penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari FKUI, Farmasi UI, dan IPB masih dalam tahap bioinformatika, namun informasi ini mengajak kita semuanya untuk tidak panik walaupun tetap waspada. Bagaimanapun, virus Corona adalah ciptaan Allah dan pasti Allah akan memberi petunjuk kepada orang-orang beriman untuk dapat jauh dari penyakit yang ditimbulkan oleh virus ini.

Maha Benar Allah dengan firman-Nya: faman tabi'a hudaaya falaa khaufun 'alaihim walaahum yahzanuun (QS Al-Baqarah 2:38). Artinya: jika benar-benar datang petunjuk-Ku kepadamu maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.

MAKANLAH DAUN KELOR DAN DEKATKANLAH DIRI KRPADA ALLAH DENGAN TERUS MEMPERBAIKI AMAL IBADAH

 

Pesan Dakwah 22 Rajab 1441H

By: Prof. Veni Hadju

(PKPH, Cilegon)-Masjid Al Aqsha terletak di dalam tembok kota tua Yerusalem, Palestina. Al-Aqsha merupakan salah satu dari tiga masjid paling suci di kalangan umat Islam, setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Masjid al aqsha pernah menjadi kiblat bagi umat muslim, al aqsa adalah milik kaum muslim.

Nama Masjid Al-Aqsha yang disematkan pada masjid ini, adalah Allah sendiri yang memberinya nama, bersamaan dengan nama Masjidil Haram. Allah berfirman :

سُبْحَٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ 

Artinya : “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-Isra [17] : 1).

Kata “Al-Aqsha”, dari segi bahasa mempunyai arti “yang paling jauh”, karena Masjid Al-Aqsa adalah jarak masjid paling jauh dari Masjidil Haram. Jarak antara Masjidil Haram di Mekkah dan Masjidil Aqsha di Palestina sekitar 1.500 km,  memerlukan masa perjalanan naik unta atau kuda sekitar 40 hari lamanya.

Ulama asal Mesir Dr Amer Khaled, yang berdakwah di Inggris, menyampaikan, dikatakan terjauh karena ibadah di dalamnya juga dapat menjauhkan dari kotoran dan dosa. Nama Masjid Al-Aqsha juga disebutkan langsung oleh lisan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, seperti disebutkan dalam pertanyaan sahabat Nabi, Abu Dzar Al-Ghifari:

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ مَسْجِدٍ وُضِعَ فِي الْأَرْضِ أَوَّلُ قَالَ الْمَسْجِدُ الْحَرَامُ قَالَ قُلْتُ ثُمَّ أَيُّ قَالَ ثُمَّ الْمَسْجِدُ الْأَقْصَى قَالَ أَبُو مُعَاوِيَةَ يَعْنِي بَيْتَ الْمَقْدِسِ قَالَ قُلْتُ كَمْ بَيْنَهُمَا قَالَ أَرْبَعُونَ سَنَةً

Artinya: “Wahai Rasulullah, masjid apakah yang pertama diletakkan oleh Allah di muka bumi?” Beliau bersabda, “Al-Masjid Al-Haram”. Abu Dzar bertanya lagi, “Kemudian apa?”. Beliau bersabda, “Kemudian Al-Masjid Al-Aqsha”. Berkata Abu Mu’awiyah “Yakni Baitul Maqdis” . Abu Dzar bertanya lagi, “Berapa lama antara keduanya?”. Beliau menjawab, “Empat puluh tahun”. (HR Ahmad dari Abu Dzar).

Pondasi Masjid Al-Aqsha diletakkan Allah  sejak jaman Nabi Adam ‘Alaihis Salam. Dalam kurun waktu sekian lama, bangunan itu rusak dan runtuh dimakan waktu. Areal tanah sekitar Masjid Al-Aqsha juga termasuk ke dalam kawasan masjid tersebut. Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam shalat di tanah itu, bagian Masjid Al-Aqsha.

Ibnul Qayyim Al-Jauzy menyebutkan, Masjid Al-Aqsha dibangun kembali di atas pondasinya oleh cucu Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam, yakni Nabi Ya`qub bin Ishaq bin Ibrahim ‘Alaihis Salam. Keturunan berikutnya, Nabi Daud bin Ya’qub ‘Alaihis Salam membangun ulang masjid itu. Bangunan Masjid Al-Aqsa diperbaharui oleh putera Nabi Dawud ‘Alaihis Salam, yakni Nabi Sulaiman ‘Alaihis Salam. Mereka para Nabi utusan Allah membangun kembali Masjid Al-Aqsa adalah untuk tempat ibadah mendirikan shalat di dalamnya, bukan mendirikan kuil sinagog seperti seperti klaim Zionis Yahudi.

Nama Masjid Al-Aqsha merupakan nama yang agung, mulia lagi penuh berkah, yang dinamai langsung oleh Allah, dan disebutkan langsung juga oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Masjid Al aqsha adalah warisan dari Umat Islam. Masjid Al aqsha adalah hak kaum muslimin, Al aqsha  hak kita.

Al aqsha hak musliminin, Al aqsha hak kita.

Hadi Susilo

Aqsa Working Group (AWG) Banten

 

عَنِ الزُّهْرِىِّ قَالَ أَخْبَرَنِى أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ كُنَّا جُلُوساً مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ « يَطْلُعُ عَلَيْكُمُ الآنَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ ». فَطَلَعَ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ تَنْطِفُ لِحْيَتُهُ مِنْ وَضُوئِهِ قَدْ تَعَلَّقَ نَعْلَيْهِ فِى يَدِهِ الشِّمَالِ فَلَمَّا كَانَ الْغَدُ قَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- مِثْلَ ذَلِكَ فَطَلَعَ ذَلِكَ الرَّجُلُ مِثْلَ الْمَرَّةِ الأُولَى فَلَمَّا كَانَ الْيَوْمُ الثَّالِثُ قَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- مِثْلَ مَقَالَتِهِ أَيْضاً فَطَلَعَ ذَلِكَ الرَّجُلُ عَلَى مِثْلِ حَالِهِ الأُولَى فَلَمَّا قَامَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- تَبِعَهُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ فَقَالَ إِنِّى لاَحَيْتُ أَبِى فَأَقْسَمْتُ أَنْ لاَ أَدْخُلَ عَلَيْهِ ثَلاَثاً فَإِنْ رَأَيْتَ أَنْ تُئْوِيَنِى إِلَيْكَ حَتَّى تَمْضِىَ فَعَلْتَ. قَالَ نَعَمْ . قَالَ أَنَسٌ وَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ يُحَدِّثُ أَنَّهُ بَاتَ مَعَهُ تِلْكَ اللَّيَالِىَ الثَلاَثَ فَلَمْ يَرَهُ يَقُومُ مِنَ اللَّيْلِ شَيْئاً غَيْرَ أَنَّهُ إِذَا تَعَارَّ وَتَقَلَّبَ عَلَى فِرَاشِهِ ذَكَرَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَكَبَّرَ حَتَّى يَقُومَ لِصَلاَةِ الْفَجْرِ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ غَيْرَ أَنِّى لَمْ أَسْمَعْهُ يَقُولُ إِلاَّ خَيْراً فَلَمَّا مَضَتِ الثَلاَثُ لَيَالٍ وَكِدْتُ أَنْ أَحْتَقِرَ عَمَلَهُ قُلْتُ يَا عَبْدَ اللَّهِ إِنِّى لَمْ يَكُنْ بَيْنِى وَبَيْنَ أَبِى غَضَبٌ وَلاَ هَجْرٌ ثَمَّ وَلَكِنْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ لَكَ ثَلاَثَ مِرَارٍ « يَطْلُعُ عَلَيْكُمُ الآنَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ ». فَطَلَعْتَ أَنْتَ الثَلاَثَ مِرَارٍ فَأَرَدْتُ أَنْ آوِىَ إِلَيْكَ لأَنْظُرَ مَا عَمَلُكَ فَأَقْتَدِىَ بِهِ فَلَمْ أَرَكَ تَعْمَلُ كَثِيرَ عَمَلٍ فَمَا الَّذِى بَلَغَ بِكَ مَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ مَا هُوَ إِلاَّ مَا رَأَيْتَ. قَالَ فَلَمَّا وَلَّيْتُ دَعَانِى. فَقَالَ مَا هُوَ إِلاَّ مَا رَأَيْتَ غَيْرَ أَنِّى لاَ أَجِدُ فِى نَفْسِى لأَحَدٍ مِنَ الْمُسْلِمِينَ غِشًّا وَلاَ أَحْسُدُ أَحَداً عَلَى خَيْرٍ أَعْطَاهُ اللَّهُ إِيَّاهُ. فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ هَذِهِ الَّتِى بَلَغَتْ بِكَ وَهِىَ الَّتِى لاَ نُطِيقُ.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik dia berkata, “Ketika kami duduk-duduk bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tiba-tiba beliau bersabda, ‘Sebentar lagi akan datang seorang laki-laki penghuni Surga.’ Kemudian seorang laki-laki dari Anshar lewat di hadapan mereka sementara bekas air wudhu masih membasahi jenggotnya, sedangkan tangan kirinya menenteng sandal.
Esok harinya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda lagi, ‘Akan lewat di hadapan kalian seorang laki-laki penghuni Surga.’ Kemudian muncul lelaki kemarin dengan kondisi persis seperti hari sebelumnya.

Besok harinya lagi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Akan lewat di hadapan kalian seorang lelaki penghuni Surga!!’ Tidak berapa lama kemudian orang itu masuk sebagaimana kondisi sebelumnya; bekas air wudhu masih memenuhi jenggotnya, sedangkan tangan kirinya menenteng sandal .

Setelah itu Rasulullah bangkit dari tempat duduknya. Sementara Abdullah bin Amr bin Ash mengikuti lelaki tersebut, lalu ia berkata kepada lelaki tersebut, ‘Aku sedang punya masalah dengan orang tuaku, aku berjanji tidak akan pulang ke rumah selama tiga hari. Jika engkau mengijinkan, maka aku akan menginap di rumahmu untuk memenuhi sumpahku itu.’

Dia menjawab, ‘Silahkan!’

Anas berkata bahwa Amr bin Ash setelah menginap tiga hari tiga malam di rumah lelaki tersebut tidak pernah mendapatinya sedang qiyamul lail, hanya saja tiap kali terjaga dari tidurnya ia membaca dzikir dan takbir hingga menjelang subuh. Kemudian mengambil air wudhu. Abdullah juga mengatakan, ‘Saya tidak mendengar ia berbicara, kecuali yang baik.’

Setelah menginap tiga malam, saat hampir saja Abdullah menganggap remeh amalnya, ia berkata, ‘Wahai hamba Allah, sesungguhnya aku tidak sedang bermasalah dengan orang tuaku, hanya saja aku mendengar Rasulullah selama tiga hari berturut-turut di dalam satu majelis beliau bersabda, ‘Akan lewat di hadapan kalian seorang lelaki penghuni Surga.’ Selesai beliau bersabda, ternyata yang muncul tiga kali berturut-turut adalah engkau.

Terang saja saya ingin menginap di rumahmu ini, untuk mengetahui amalan apa yang engkau lakukan, sehingga aku dapat mengikuti amalanmu. Sejujurnya aku tidak melihatmu mengerjakan amalan yang berpahala besar. Sebenarnya amalan apakah yang engkau kerjakan sehingga Rasulullah berkata demikian?’

Kemudian lelaki Anshar itu menjawab, ‘Sebagaimana yang kamu lihat, aku tidak mengerjakan amalan apa-apa, hanya saja aku tidak pernah mempunyai rasa iri kepada sesama muslim atau hasad terhadap kenikmatan yang diberikan Allah kepadanya.’

Abdullah bin Amr berkata, ‘Rupanya itulah yang menyebabkan kamu mencapai derajat itu, sebuah amalan yang kami tidak mampu melakukannya’.”

 

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلا سَدِيدًا :الأحزاب: 70،

وَلا تُؤْتُوا السُّفَهَاءَ أَمْوَالَكُمُ الَّتِي جَعَلَ اللَّهُ لَكُمْ قِيَامًا وَارْزُقُوهُمْ فِيهَا وَاكْسُوهُمْ وَقُولُوا لَهُمْ قَوْلا مَعْرُوفًا

أُولَئِكَ الَّذِينَ يَعْلَمُ اللَّهُ مَا فِي قُلُوبِهِمْ فَأَعْرِضْ عَنْهُمْ وَعِظْهُمْ وَقُلْ لَهُمْ فِي أَنْفُسِهِمْ قَوْلًا بَلِيغًا

أَفَلا يَرَوْنَ أَلا يَرْجِعُ إِلَيْهِمْ قَوْلا وَلا يَمْلِكُ لَهُمْ ضَرًّا وَلا نَفْعًا:طه:89

فَقُولا لَهُ قَوْلا لَيِّنًا لَعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَى :طه : 44 .

وَإِمَّا تُعْرِضَنَّ عَنْهُمُ ابْتِغَاءَ رَحْمَةٍ مِنْ رَبِّكَ تَرْجُوهَا فَقُلْ لَهُمْ قَوْلا مَيْسُورًا :الاسراء:28

 

Disampaikan oleh :

Dr Jihaddudin M.Pd, Wakil Rektor 1

Universitas Mathla'ul Anwar Banten

 

(PKPH, Makasar)-Takdir diyakini oleh orang-orang beriman terjadi atas kehendak Allah. Takdir terjadi di luar kekuasaan manusia dan manusia harus menerimanya. Semua takdir adalah baik di sisi Allah. Namun pada sisi manusia, ada takdir yang akan menjadi ujian dan ada pula berupa karunia Allah. Dengan ilmu pengetahuan, manusia dapat mempelajari sesuatu secara detail sehingga dapat memprediksi takdir yang akan terjadi.

Ahmad Rusdan Utomo, PhD, peneliti Stem Cell alumni Harvard University USA, yang saat ini bekerja di Jakarta, menulis artikel lewat Medsos dengan judul SAAT SAINS KETEMU TAKDIR. Tulisan ini dengan cepat menjadi viral dan menjadikan beliau diundang sebagai pembicara di berbagai tempat dan sempat hadir di Baruga Amiruddin, Fak Kedokteran Unhas beberapa pekan lalu. Pada intinya beliau mengatakan bahwa sains memberi penjelasan kepada kita bagaimana sesuatu bisa terjadi (sains) dan kalau itu telah terjadi (takdir) bagaimana sikap kita menghadapinya.

Takdir Allah atas Virus Corona yang telah mengalami mutasi genetik pada hewan kalelawar adalah kuman yang mematikan pada manusia. Virus ini mempunyai tingkat penularan yang sangat tinggi walaupun angka kematian berada di bawah 5%. Saat ini penderita Virus ini sudah berada di lebih 100 negara dan menembus angka 100.000. Allah memang menciptakan segala sesuatu dan menetapkan kadar dari setiap ciltaan-Nya dengan tepat. Pemahaman akan takdir Virus Corona ini harusnya menyadarkan kita semua bahwa kita pasti akan kembali kepada-Nya.

Maha Benar Allah dengan Firman-Nya: Wa khalaqa kulla syay in faqaddarahuu taqdiiraa (QS Al-Furqan 25:2). Artinya: Dan (Allah) menciptakan segala sesuatu lalu menetapkan ukuran-ukurannya dengan tepat.

PERHATIKANLAH TAKDIR ALLAH YANG ADA PADA DIRIMU DAN DI ALAM SEKITARMU, PASTI ADA HIKMAH DI BALIK ITU

 

Pesan Dakwah 16 Rajab 1441H

By: Prof. Veni Hadju

Flag Counter

000810386
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Bulan Ini
Bulan Lalu
Seluruhnya
137
1028
8303
30260
32184
810386
IP Anda: 35.172.216.157
29-03-2020 02:53

Kontak :

Gedung G ,  Universitas Mathla’ul Anwar Banten Jalan Raya Labuan Km 23 Saketi Pandeglang Banten.
KONTAK KAMI:

Harga Emas :

Harga Emas