Keutamaan Ibadah Puasa

(PKPH, Cilegon) -Tak terasa dan wajib disyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah Swt, hari ini kita memasuki puasa di hari pertama di tahun 1440 H. Pemerintah telah menetapkan awal ibadah puasa bulan Ramadhan jatuh pada tanggal 6 Mei 2019. Puasa (As-Shaum) menurut bahasa adalah al-imsak (menahan), secara syariat didefinisikan dengan menahan diri dari makan, minum, menggauli istri, dan seluruh perkara yang dapat membatalkannya sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari dengan niat beribadah kepada Allah Swt.

Allah mewajibkan ibadah puasa kepada umat Rasulullah Muhammad saw, ibadah puasa ini juga diwajibkan kepada umat umat sebelumnya, tujuan diperintahkan berpuasa ini adalah agar bertakwa kepada Allah, hal ini disebutkan dalam Al Quran, Allah berfirman:

Hai orang-orang berfirman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa [Al Baqarah (2): 183].

Puasa akan melatih, mendidik, dan menguatkan mental untuk bersabar, mengajarkan dan membantu jiwa agar terbiasa mengendalikan diri, dan menumbuhkan, merawat kekuatan takwa.

 

Keutamaan Puasa

Rasulullah saw menjelaskan tentang keutamaan orang yang berpuasa, dalam beberapa hadisnya, yaitu:

  1. Puasa sebagai perisai dari api neraka

          Puasa itu perisai dari api neraka, sebagaimana perisai yang melindungi salah seorang dari kalian dari pembunuhan di medan perang (HR Ahmad).

  1. Menjauhkan dari api neraka

          Barangsiapa berpuasa sehari di jalan Allah, maka Allah akan menjauhkan wajahnya dari neraka sejauh perjalanan 70 musim (HR Muttafaq ‘alaih).

  1. Doanya tidak tertolak

          Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa, ketika berbuka doanya tidak akan tertolak (HR Ibnu Majah).

  1. Masuk Surga melalui pintu Ar-Rayyan

        Sesungguhnya di surga ada pintu yang bernama Ar-Rayan. Kelak pada hari kiamat nanti orang-orang yang berpuasa akan masuk surga melaluinya dan tak seorangpun selain mereka yang diizinkan melaluinya. Ketika dikatakan, “ mana orang-orang yang berpuasa?” Kemudian mereka bangkit, yang tak seorangpun selain mereka yang melaluinya. Ketika mereka telah masuk, seketika pintu tersebut ditutup, karena itulah tidak seorang pun selain mereka dapat memasukinya (HR Muttafaqu ‘Alaih).

Marilah di bulan suci, bulan Ramadhan ini kita laksanakan perintah Allah dengan menjalankan ibadah puasa dengan mengikuti contoh kepada Rasulullah saw, semoga ibadah kita ini akan meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah, dan akan mendapatkan ridhoNya.

 

Hadi Susilo

Staf Pengajar Prodi Biologi

Fakultas Sains, Farmasi, dan Kesehatan

Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Read 129 times Last modified on Minggu, 05 Mei 2019 23:51
Rate this item
(2 votes)
000508195
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Bulan Ini
Bulan Lalu
Seluruhnya
521
482
3147
8396
22023
508195
IP Anda: 54.92.148.165
20-07-2019 23:53

Flag Counter

Kontak :

Ruang Dekanat Fakultas Teknologi Pertanian
Gedung G ,  Universitas Mathla’ul Anwar Banten Jalan Raya Labuan Km 23 Saketi Pandeglang Banten.
KONTAK KAMI: